Mengkilapkan Kayu Menggunakan Plitur

390
Mengkilapkan Kayu Menggunakan Plitur
plitur untuk mengkilapkan kayu

Material kayu memang selalu menjadi idola. Bisa dipastikan setiap hunian pasti memiliki furnitur atau material kayu ini. Namun, pernahkan anda berpikir bahwa sebenarnya material kayu ini membutuhkan perawatan khusus dan sebaiknya tidak hanya dibiarkan saja.

Beberapa dari anda mungkin bertanya bagaimana cara  merawat kayu ini? Salah satu cara yang simpel dan praktis adalah menggunakan plitur atau pernis. Namun, bagaimana cara menggunakan plitur dengan benar?

Mengkilapkan Kayu Menggunakan Plitur
kuas untuk aplikasi plitur

Sebenarnya kunci dari keberhasilan penggunaan plitur ini adalah bahan pelarutnya agar didapat hasil yang maksimal. Gunaan kuas yang lembut untuk mengaplikasikannya. Gunakan juga takaran plitur sesuai yang tertera pada kaleng plitur. Berikut ini adalah langkah menggunakan plitur :

  1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti kuas dengan ukuran 3 dan 2 inci. Siapkan juga bahan pelarut berupa solvent atau air dan amplas. Kain katun bersi yang kering dan gelas plastik.
  2. Persiapkan material yang akan dilakukan proses finishing. Pastikan permukaannya halus. Jika memang belum halus, gunakan amplas untuk membuat permukaannya halus. Gunakan lap untuk membersihkan debu dan pastikan permukaan kayu benar-benar kering untuk menghindari tumbuhnya jamur.
  3. Siapkan plitur. Jangan lupa perhatikan jumlah bahan pelarut yang dibutuhkan. Gunakan gelas plastik untuk menampur plitur dan pelarutnya. Jangan langung pada kalengnya.Jika kesulitan menakar pliturnya, anda dapat menggunakan sendok. Aduk merata.
  4. Gunakan kuas 3 inci untuk mengapikasikan plitur pada bagian yang luas, sedangkan untuk bidang yang sempit bisa gunakan kuas dengan ukuran 2 inci. Pastikan pengaplikasian dilakukan searah serat kayu agar hasilnya rata.
  5. Tunggulah hingga plitur benar-benar mengering. Jika anda menggunakan plitur solbent, gunakan cahaya atahari untuk membantu mengeringkannya. Jika plitur yang anda gunakan waterbased, maka biarkan kering pada suhu ruangan
  6. Jika permukaannya sudah benar-benar kering, maka gunakan amplas nomor 400 secara mengambang. Setelah itu aplikasikan peliitur kembali hingga didapatkan warna yang diinginkan
CS Biovarnish

Untuk hasil yang maksimal, anda harus mengetahui karakter plitur yang akan anda gunakan. Ada dua jenis plitur dasar yang iasanya digunakan, yaitu solvent based atau water based. Keduanya memiliki karakter berbeda, sehingga dibutuhkan penanganan yang berbeda pula. Plitur solvent bases membutuhkan penjemuran, sedangkan waterbased hanya butuh dianginkan saja.

Bahan baku dan pelarutnya pun juga berbeda. Sama sama menggunakan resin sebagai bahan pelarutnya, namun water based membutuhkan emulsifier agar resin dan airnya menyatu. Inilah yang membuat plitur solvent base cocok digunakan pada furnitur indoor, sedangkan water based lebih cocok digunakan pada furnitur outdoor.

Mengkilapkan Kayu dengan Plitur
biovarnish rekomendasi plitur waterbased terbaik

Namun, saat ini perkembangan water based cukup pesat. Teknologi cat water based sekarang ini bahkan mampu menghasilkan produk cat water based yang bisa digunakan bukan hanya untuk indoor saja, tapi juga untuk kebutuhan outdoor. Memang belum semua water based bisa seperti itu. Contoh cat water based yang mampu digunakan baik untuk indoor maupun outdoor adalah cat water based Biovarnish. Anda bisa menggunakan cat water based Biovarnish ini jika anda ingin menghemat pembelian cat, karena bisa digunakan baik untuk indoor maupun outdoor. Selamat mencoba.

 

beli biovarnish
SHARE

Leave a Reply