Mengenal MDF dan Tips Cara Memilihnya

    651
    tukang kayu sedang membuat furniture dari bahan MDF

    Medium density fiberboard atau dikenal dengan sebutan MDF merupakan salah satu material bangunan yang banyak dimanfaatkan untuk furniture. Bentuknya yang berupa papan menyerupai kayu, sehingga mudah untuk dibentuk dan diolah. Material tersebut terbuat dari serpihan kayu yang dipadatkan dengan proses tertentu.

    CS Biovarnish

    Bahan MDF (dari serbuk kayu) dipadatkan dengan cara dipres dan direkatkan dengan lem super kuat, sehingga bentuknya berupa papan-papan yang siap pakai. Seperti apa material yang terbuat dari serbuk kayu ini? Simak penjelasan di bawah ini!

    Baca Juga : Mengenal Jenis Cat Pelapis Kayu Yang Populer di Indonesia

    Mengenal MDF

    apa itu mdf

    MDF berbeda halnya dengan HPL, veneer atau plywood. Proses pembuatan MDF terbilang lebih banyak menggunakan proses kimia seperti perekat, yang mengakibatkan bahan ini mampu mengeluarkan bau yang cukup menyengat. 

    Material tersebut sama-sama terbuat dari serbuk kayu namun proses pembuatannya yang berbeda. Kedua material bangunan ini memiliki kesamaan untuk bahan baku furniture. Khususnya untuk MDF yang biasanya dipakai untuk membuat lemari, rak atau jenis furniture lainnya.

    Sejarah MDF

    Material serbuk kayu ini ditemukan oleh William Manson pada 1925. William bingung dengan sisa serbuk kayu dari pabrik yang begitu banyak. Hingga akhirnya William mencoba memadatkannya menggunakan mesin.

    Baca Juga : Pentingnya Cat Kayu Transparan Untuk Pintu Yang Bebas Formaldehyde

    Nah, proses terbentuknya MDF bukan hal yang disengaja. Semua bermula dari kelalaian William. Kala itu William lupa untuk mematikan mesin sehingga serbuk kayu menjadi papan yang padat. Atas penemuan ketidaksengajaan tersebut, pada 1980-an MDF diproduksi secara massal di Amerika. Dengan masifnya innovasi dan kemajuan teknologi, MDF hingga kini masih diproduksi di banyak negara.

    Kelebihan MDF

    • Multiguna

    MDF bukan hanya dapat digunakan sebagai material furniture saja, tapi juga bisa digunakan untuk peredam suara. Sebab, serbuk kayu yang dipadatkan ini bisa meredam suara dengan baik.

    • Teksturnya Lebih Halus

    MDF merupakan material dari serbuk kayu dengan permukaannya yang halus dibandingkan dengan yang lain. Dengan demikian, MDF akan lebih mudah diaplikasikan cat.

    • Mudah Dibentuk

    Bentuknya yang berupa papan, membuatnya mudah untuk dibentuk menjadi furniture atau kebutuhan lainnya. Material ini juga mudah untuk dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

    • Harganya Terjangkau

    Dibandingkan dengan kayu solid, pemakaian MDF jauh lebih murah. Oleh karena itu, MDF banyak dimanfaatkan untuk furniture oleh segmen menengah kebawah.

    Kekurangan MDF

    • Mudah Menyerap Air

    MDF merupakan material serbuk kayu yang mudah menyerap air. Oleh karena itu, tidak dapat digunakan untuk furniture outdoor. Sedangkan untuk indoor, disarankan untuk tidak digunakan pada kebutuhan dapur.

    • Rawan Terserang Jamur dan Rayap

    Penggunaan MDF memang cukup rawan serangan jamur dan rayap. Oleh karenanya, tempatkan furniture pada tempat yang kering dan tidak lembab. Anda bisa mengoleskan antijamur dan antirayap sebagai langkah pencegahan.

    • Rawan Rusak

    Meskipun mudah dipotong, material MDF juga mudah rusak seperti patah atau bagian sekrup yang tidak bisa terpasang lagi. Jadi, penggunaan furniture dari MDF, perlu hati-hati ketika memakainya.

    Tips Memilih Material Bangunan MDF

    apa itu mdf

    Dalam memilih MDF perlu kehati-hatian agar mendapatkan tampilan yang optimal. Bagaimana cara memilih material bangunan MDF yang benar? Berikut tipsnya,

    1. Perlu Pengetahuan Lebih Sebelum Menggunakan

    Sebelum memutuskan untuk membeli furniture berbahan MDF, pastikan jangan hanya memilih dari sekadar harganya yang murah saja. Kenali terlebih dahulu apa itu MDF, kelebihan, kekurangannya serta perawatannya. Dengan demikian, Anda akan dengan mudah mengetahui masalah yang sering terjadi pada MDF.

    1. Perhatikan Secara Teliti

    Apabila Anda sedang membeli furniture berbahan MDF, perhatikan setiap sisi atau sudut furniture. Lihat secara teliti agar tidak ada kerusakan saat digunakan. Pasalnya, bagian MDF yang rusak akan sulit diperbaiki. Berbeda dengan kayu yang bisa diatasi karena jenis materialnya yang kokoh.

    1. Pilih Sesuaikan Kebutuhan

    MDF sering dimanfaatkan sebagai lemari, rak maupun meja. Namun, tidak disarankan digunakan untuk meja makan atau kebutuhan dapur lainnya karena bisa terkena air. Hal ini karena MDF memiliki permukaan yang licin dan tidak tahan terhadap air.

    Cat yang Sesuai Untuk Furniture MDF

    finishing bahan mdf
    Biovarnish

    MDF merupakan salah satu material yang mengeluarkan bau yang cukup menyengat. Sebaiknya hindari penggunaan cat solvent based yang justru akan memperparah bau pada furniture. Bau menyengat pada cat solvent based sangat khas dan bisa memicu gangguan kesehatan.

    Gunakan cat water based sebagai solusi pengganti cat solvent based. Cat water based ini aman diaplikasikan pada material MDF, juga sifatnya yang mengunci sehingga tidak membuat material rembes

    Salah satu cat water based terbaik dengan kualitas warna natural kayu yang optimal adalah Biovarnish. Cat ini direkomendasikan karena memiliki transparansi warna yang tajam dan daya film yang kuat.

    Biovarnish sendiri terdiri beberapa jenis produk cat, di antaranya dempul, sanding sealer, clear coat dan wood stain. Stain(bahan pewarna kayu) dibagi menjadi dua yakni Biovarnish Wood Stain dengan tekstur yang lebih kental dan Biovarnish Liquid Stain yang teksturnya lebih encer.

    Bagaimana cara aplikasi Biovarnish untuk kepentingan finishing pada MDF? Berikut teknik finishing Biovarnish yang patut dicoba,

    1. Pastikan permukaan material sudah halus dan rata.
    2. Aplikasikan Biovarnish Liquid Stain yang sudah diencerkan dengan air. Aduk hingga merata dan cat siap diaplikasikan. Diamkan selama 60 menit dalam suhu ruangan setelah Biovarnish Liquid Stain selesai diaplikasikan.
    3. Ampelas halus menggunakan kertas ampelas No. 400 apabila sudah kering sentuh.
    4. Aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer untuk menghasilkan tampilan yang lebih halus. Diamkan selama 60 menit kemudian ampelas halus apabila sudah kering sentuh.
    5. Aplikasikan Biovarnish Clear Coat dengan tampilan matte atau glossy ke seluruh permukaan MDF. Diamkan selama semalam hingga cat kering dan furniture siap digunakan.

    Untuk membeli cat water based Biovarnish, Anda dapat langsung menghubungi kontak hotline pada website atau melalui marketplace di bawah ini,

    Tokopedia: https://www.tokopedia.com/bioindustries

    Bukalapak: https://www.bukalapak.com/u/store_bioindustries

    Shopee: https://shopee.co.id/biovarnish.official

    beli biovarnish
    SHARE

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here